Kediri – Digelarnya Mukernas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur pada 21 – 23 Februari ini, dikatakan oleh Wakil Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timut (DPW PKB Jatim) Khorudin Abbas, Partainya sama sekali tidak terpengarus dengan adanya maneuver yang dilakukan oleh PPP.
Menurutnya, PKB tetap optimis terhadap peta dukungan para ulama dan kiai terhadap partai yang memiliki lambang bola dunia yang dikelilingi oleh Sembilan bintang ini.
“Silakan saja PPP melakukan gebrakan mengandeng sejumlah ulama – ulama di daerah, namun semua itu tak merubah peta dukungan terhadap PKB,” tegas Khoirudin.
Lebih lanjut, Khoiruddin menuturkan, saat ini masyarakat yang merupakan sebagai pemilih sudah sangat cerdas, sehingga mereka dapat memilah mana soal politik mana soal agama.
"Tanpa mengurangi rasa hormat kita kepada tokoh-tokoh ulama, rasanya masyarakat sekarang tidak lagi mencampur adukkan antara otoritas pemimpin politik dan otoritas pemimpin agama," ujar Khoiruddin, Rabu (22/2).
Khoiruddin mengatakan, Masyarakat dewasa ini juga sudah dapat berfikir secara cermat, apakah politik yang dilancarkan oleh PPP adalah politik yang memiliki visi penyejahteraan masyarakat atau hanya sekedar ingin berselancar politik di basis dukungan PKB saja.
Khoirudin menambahkan, bahwa basis dukungan politik PKB di Jawa Timur merupakan masyarakat kultural yang bisa dibilang sudah kenyang dan cerdas dengan pengalaman – pengalaman politik.
Khoirudin yang merupakan Mantan Sekretaris DPW PKB Jatim ini, sangat meyakini bahwa besaran dukungan untuk PKB akan semakin meninggi.
"Kita menarget kenaikan kursi di DPRD Jawa Timur naik 100% dari sebelumnya 13 kursi."
Rasa keoptimisan yang diyakini oleh Khoiruddin bukanlah tidak berdasar. Hal tersebut diyakininya karena hasil survei sejumlah lembaga bonavit masih menempatkan PKB sebagai partai 4 besar di Tanah Air.
"Survei itukan hanya menjelaskan dipermukaan, logikanya dipermukaan saja seperti itu apalagi di bawah dan di kantong-kantong," imbuhnya.
Ditegaskan oleh pria kelahiran Tulungagung ini, di Jawa Timur ini memang memiliki hampir separo kekuatan politik yang direpresentasikan dari perolehan kursi dan jumlah pasanga kepala daerah yang masih dikuasai oleh PKB. Kekuatan PKB tersebut bila kita lihat sangat jauh meninggalkan PPP. (lie berbagai sumber)