Partai Kebangkitan Bangsa

Pilgub Jateng, PKB Pastikan Cawagub Jadi Target Minimal

Prov. JATENG
Kab Kudus

Pilgub Jateng, PKB Pastikan Cawagub Jadi Target Minimal

PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah (Jateng), KH Yusuf Khudlory atau Gus Yusuf menegaskan bahwa partainya siap berkoalisi asalkan kader PKB di tempatkan sebagai salah satu kandidat, minimal menjadi calon wakil gubernur (cawagub).

"PKB telah melakukan lobi dengan dengan sejumlah poros yang telah terbentuk, paling tidak kita ingin kader PKB minimal di tempatkan menjadi cawagub," kata Gus Yusuf, Kamis (4/1/2018).

Menurut Gus Yusuf, ia telah menjalin komunikasi dengan poros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), poros pendukung Sudirman Said (Gerinda, PAN, PKS) serta poros tengah yang terdiri dari Golkar, Demokrat dan PPP.

"Sekali lagi saya pastikan minimal PKB harus ditempatkan sebagai wakil, apakah poros PDI perjuangan, Sudirman Said maupun poros tengah," ujarnya.

Gus Yusuf memastikan sikap PKB itu tidak bisa lagi ditawar karena itu merupakan aspirasi dari tokoh-tokoh agama di Jateng utamanya dari kalangan pondok pesantren. Selain itu, sikap ini sebagai bentuk penghormatan pada kerja keras kader PKB selama ini di Jateng.

"Kita masih menungu, kita juga standby di Jakarta ini sama teman-teman,” katanya.

Gus Yusuf mengatakan bahwa pihaknya bersama sejumlah pengurus menunggu keputusan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Di sisi lain, kata Gus Yusuf, Cak Imin juga sudah meminta pada beberapa Kiai untuk melakukan salat istikharah.

“Mugo-mugo (semoga) ini malam Jumat menjadi malam yang berkah, bisa dapat wangsit dari langit,” ujarnya.

Menurut Gus Yusuf, terdapat tradisi di PKB yang tak dapat ditinggalkan, yakni sebelum membuat keputusan, terlebih dahulu berkonsultasi ke para Kiai. Sehingga, antara hasil istikharah dengan mengumpulkan data pemetaan di lapangan akan dijadikan satu dalam sebuah keputusan.

"Istikharah dipadukan dengan peta lapangan seperti apa, itu yang jadi keputusan," tandas Gus Yusuf.