Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Nasir: Blora Agar Kelola Peternakan Hulu ke Hilir

Berita Utama

Menteri Nasir: Blora Agar Kelola Peternakan Hulu ke Hilir

PKBNews - KABUPATEN Blora bisa mengembangkan peternakan sapi secara modern dengan pengelolaannya dari hulu hingga hilir.

"Kalau peternak sapi di Blora seperti di Desa Palon sudah menggunakan IB (inseminasi buatan-red) itu kan berarti sudah modern. Sekarang tinggal belajar lagi ke PT Karya Anugerah Rumpin (KAR) di Rumpin, Bogor, supaya peternak-peternak di sini tahu cara pengelolaan peternakan sapi dari hulu sampai hilir yang baik itu seperti apa," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasirdi Semarang, Jumat (12/1/2018).

Menteri Nasir mengatakan pengelolaan peternakan sapi dari hulu hingga hilir artinya bergerak dari bidang pembibitan hingga penggemukan sapi. Tidak hanya itu, pengelolaan limbah kotoran sapi dengan teknologi juga dapat dilakukan untuk memberi nilai tambah.

"Peternak-peternak di sini kalau mau berhasil berarti harus mau belajar. Bisa belajar dari KAR, karena Pak Karnadi (CEO PT KAR) saja waktu mulai dulu hanya punya dua sapi sekarang sudah 2.000 ekor, dengan bobot sapi bisa mencapai 500 kg sampai 1000 kg," kata Menteri Nasir.

Menurut Menteri, dengan pemanfaatan teknologi limbah kotoran sapi dijadikan pupuk padat maupun cair di PT KAR. Perkiraannya untuk pupuk padat saja bisa menghasilkan hingga 10.000 sak dengan harga per sak mencapai Rp10.000, dan jika ini juga bisa dikembangkan oleh peternak sapi di Blora tentu dapat dimanfaatkan untuk pertanian dan perkebunan di sekitarnya. Sedangkan persoalan pakan, kata Menteri Nasir, memang belum titik cerah, ini yang masih harus terus dikembangkan melalui riset-riset di LPNK maupun universitas.